Minggu, 16 Oktober 2011

Baju Lebaran Hitam

Oleh: Zahra Nurul LizaSumber: Harian Aceh innoboy34.blogspot.com Pagi ini riuh. Sirine ambulance dan polisi gaduh. Menjadi hiasan pagi yang utuh. Orang-orang berhambur mencari titik teduh. Aku pun tak ingin ketinggalan informasi tentang yang terbunuh. Serta tentang siapa pula yang tertuduh. Di rumah Aceh di ujung lorong itu kegaduhan sedang tercipta. Jerit tangis tengah meraja. Meraung-raung...

Read more…

Kangkung di Rawa Lintah

Oleh: Zahra Nurul LizaSumber: Harian Aceh innoboy34.blogspot.com Jingga. Pancaran warna bunga kangkung yang semakin merona. Pertanda kalaulah kangkung sudah lewat masanya. Tak ada lagi yang menghiraukannya. Sebab kau yang saban hari memetiknya sudah tiada. Telah habis waktunya.***Matahari terbit. Ayam dan burung menjerit-jerit. Menjadi hiasan pagi yang rumit. Kau, memulai hari dengan pergi ke rawa-rawa...

Read more…

Cahaya di Bawah Ranjang

Oleh: Zahra Nurul Liza sukmajoeyjordison.blogspot.com Cahaya di bawah ranjang.  Tiba-tiba ada tanpa diundang. Tak tahu asal muasal dia datang. Yang jelas sekarang. Cahaya sudah beku di bawah ranjang. Entah karena kedinginan atau sudah mendapatkan tempat lain yang lebih terang dibandingkan di bawah ranjang. Hingga ruh meninggalkan jasad yang terlanjur tenggelam.*****Malam. Lagi-lagi dimulai...

Read more…

Sabtu, 08 Oktober 2011

Keumala

Oleh :Zahra Nurul LizaSumber: Serambi Indonesia, Minggu 9 Oktober 2011 MATAHARI duduk manis di singgasana langit. Menerangi bumi yang sungguh pelik. Pancaran panas amat menyengat. Syair yang sejuk pun tidak bisa membunuh penat. Walau sebenarnya hari tinggal seperempat. Tiap paras melukiskan kepiluan dan kegembiraan tentang diri sendiri. Tiap badan hanya sanggup untuk menanggung beban sendiri. Tiap mata hanya bisa memancarkan nasib sendiri. Semuanya serba sendiri. Anai-anai pun menari-nari sembari...

Read more…

Magifo

Oleh: Nazar Shah AlamSumber: Harian Aceh, 30 September 2011Kabar terbaru yang berhembus di jambo temu gank Apache adalah tentang Syakir yang sedang dihinggapi virus berbahaya. M1GF atau magifo, atau virus Mahasiswa Gila Foto sedang menggerogoti lelaki berbadan atletis itu. Syakir yang memiliki wajah kurang bagus itu rupanya sedang sangat menyukai dunia modeling. Konon kabarnya juga ia hendak sekali menjadi bintang film. Tak tanggung-tanggung, ia yakin sekali akan mampu mengalahkan akting Shahrukh...

Read more…

Kamis, 29 September 2011

Surat darinya untuk ibu

Oleh: Rahmad NutiharSumber: Kompasiana  Terdiam sendiri dalam keheningan malam, sapa sang bulan basuh keningku. Keseharian ku dipenuhi dengan aktifitas yang melelehkan dan kini kurebahkan tubuhku diatas kasur. Sebagai pengusir kepenatan juanya ku mengambil secarik kertas yang berada di rak buku. kemudian kutumpahkan tinta dipermukaannya. pena lama dan tak lazim digunakan ku pakai untuk menulis...

Read more…

Selasa, 27 September 2011

Alhamdulillah Yaa

Oleh: Makmur DimilaSumber: Harian Aceh,  26 September 2011Bercita-cita menjadi artis ibarat pungguk merindukan bulan bagi Sonia. Mustahil. Beberapa kali ikut audisi, temannya Aya itu tak lulus. Daripada daripada, ia pun memilih ikuti saja budaya artis ibukota. Apa yang artis pakai dan ucapkan, ditirunya.Tingkah artis Indonesia tak jarang membuat fansnya tergila-gila, tak terkecuali Aceh, seperti Sonia juga Aya. “Alhamdulillah yaa,” kata mereka juga remaja atau pemuda Aceh sesama...

Read more…

Sabtu, 24 September 2011

Tidak Hanya Lulus Belaka

Oleh: Iqbal Perdana Kembali Universitas Jantoeng Hatee Rakyat  Aceh wisudakan mahasiswa-mahasiswa terbaik dalam memenuhi dan menyempurnakan bangsa, khususnya Aceh.Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang dicapai juga sangat memuaskan,mahasiswa yang sangat memuaskan dan terpuji (Cumlaude) mendominasi persentase nilai kelulusan ketimbang memuaskan. Pendidikan yang ditempuh selama sekian...

Read more…

Jumat, 23 September 2011

Lupa Jalan Pulang

Karya: Ferdian A MajniSumber: Harian Aceh Yang segala indah kau sebut berhalamenyadarkan kegalauan hati ini yang tergores dukakuingin mengeja hati tak terbatas waktuseperti kemerlap malam yang di rampas mentari senjaaku rapuh dengan sejuta kesedihan yang tak berkesudahanseperti airmata yang melanda kampungku sepekan setelah bandangentah kapan aku bisa melanjutkan perjalan inisetelah aku tertatih di...

Read more…

Ketika Bersaman

Karya: Ferdian A MajniSumber: Harian Aceh Lintasgayo Aku terpana pada tangan yang bersaman di ujung Gayoberpentas seribu harapan pada tarian yang terlukaketika ia terkenal dan aku yang bersaman dilupakanaku tak juga rapuh, bahkan menentang kekuasaan itukadang tanah kelahiranku diabaikan atau terhapus goresan petatatkala aku mengadu nasib pada jantung negeri malammengarak awan hitam itu menyangga...

Read more…

Negeri Pesakitan

Karya: Ferdian A MajniSumber: Harian Aceh Aku terusik lagi dengan tingkah penguasayang membunuh jiwaku bertubi-tubiaku takluk lagi dengan tipu penguasayang menindas ragaku berpuing-puingaku makin terperosok dalam jurang tajammemagutku diam lidah yang keluuntukmu kuasah luka yang tak pernah sembuhkuniscayakan tanpa sebab yang harus diperdebatkan Banda Aceh, 22 Februari 2011&nb...

Read more…

Keyakinan

Karya: Ferdian A Majni Sumber: Harian Aceh Pada sebuah hati yang semestinya aku tenggelamdalam pusara nadinamun keteduhan baitmumembuatku terlena bak kecupan cintatak pernah henti kureka-rekabayangmu dalam munajat doaagar gemuruh rindu tak pongah dijamah senjanamun aku tertatih mengeja hatidalam kembara hari-hari esok menengadah pada langitmengarak segala doa yang tak bersyairaku masih tetap bertasbih di sewaktu hariketika perang menabuh luka bertalu-talunamun tak pernah bisa menjungkirbalikkan...

Read more…

Setelah Esok

Karya: Ferdian A Majni Sumber: Harian Aceh Seperti senja yang bergelayut malu pada temaram hatiaku enggan memejamkan mata pada ujung malammenyekat jejakmu yang semakin jauh kujamahmenyambut usiamu yang datang tak pernah jenuhyang terangi langit pekat tatkala purnama malam itu Kugores bahagia ini pada kedua sayap patahmuhingga kau terbang tak terwatas menara langitantara mengurai makna bahagia dan duka di sanubarimulewat bahasa sajak yang terpatri dalam hidupmuingatan kita tetap merangkul luruh...

Read more…

Kamis, 22 September 2011

Senyum yang Kembali di Negeriku

Normal 0 false false false EN-US X-NONE TH ...

Read more…

Begitu Melelahkan

Senja semakin kelam ditelan risau wajahnya aku pun terhanyut dalam peluhnya, perih tak ada langkah yang ku sesali ku biarkan waktu berjalan memakan kesedihan hanya ada tangis yang membalut malam tersentuh jari yang bermusim di tengah badai, pilu dan raga terhempas terbawa semilir angin yang mencabik, tanpa pisau teraliri darah Kutaradja, 24 Agustus 2...

Read more…

Filosofi Warna

Oleh: Nazar Shaha AlamSumber: Harian Aceh, 22 September 2011 Terkadang, tak jarang, ada manusia yang memiliki warna kesukaan atau warna favoritnya. Biasanya mereka akan berfilosofi sendiri atas warna-warna yang dipilihnya. Bisa jadi seseorang memilih warna tertentu karena suka melihatnya semata, bisa jadi karena memiliki satu kenangan yang indah dengan warna tersebut, bisa jadi pula karena ikut-ikutan filosofi orang.Perihal warna, genk Apache juga mempunyai tabiat memfavoritkannya. Mereka...

Read more…

Ilmu Perasaan

Oleh: Nazar Shah AlamSumber: Harian Aceh, 18 September 2011 Pengko pulang ke kampungnya demi suatu kepentingan. Orang tuanya mendadak menyuruhnya pulang untuk bertanya kapan ia akan benar-benar mengajak emaknya melamar Maryam. Pengko dilanda dilema. Ia sekarang juga sedang merajut kasih dengan Cornelia, perempuan asal Australia. Pengko dan Cornelia berkenalan saat mereka sama-sama mengikuti pertemuan penulis di Bali. Cornelia bahkan mengatakan pada Pengko jika nanti mereka bisa menikah ia...

Read more…

Kita

Karya: Fira Alhaura Kitaialah awan yang selalu mengindahkan langitialah mentari yang menghangatkan bumi cintaialah tangis air mata yang memecah gemuruh ombakialah musin gugur yang meruntuhkan kegalauandan menggantinya dengan ketulusan hatiialah lumba-lumba yang terus mengejar nafas kelembutanialah jiwa yang bertahta pada kemilau menara Eiffelialah puisi yang menerbangkan senyum di atasArc de Triomphe Kita adalah mimpi Pemimpi romantisme negerigadis musim gugurParis Banda Aceh, 22 Mei 2...

Read more…

Arti Sesuatu

Karya: Fira Alhaura Bukannya aku tak bisa menggoreskan pena untukmenghapusmu dari akusebab kau, wanitakau tak bisa mengambil lentera malam ini untuk terangi perih dalam gundahbiarkan aku menyelimutinya dengan raga yangbertelanjang jariyang pernah kita temui dalam sebuah rinai hujansebelum kau dan dia berhenti menatap angin yangmenghempas gelombang, malam itu Kutaradja, 20 Agustus 2...

Read more…