Kamis, 22 Maret 2012

Polem Brahim

Oleh: Putra Hidayatullah Sumber: Serambi Indonesia limpingen.blogspot.com “Bertahanlah Ayah!” Aku berdiri di hadapan tubuh yang terbaring setengah kaku. Sesekali ia menatap dengan pandangan sayu, tak ada daya. Pembuluh oksigen masih melekat di hidungnya. Empat jam sekali perawat masuk mencatat sesuatu yang tak kuketahui. Terkadang memberi suntikan.  Ayah menggerakkan bola mata perlahan ke...

Read more…

Rabu, 21 Maret 2012

Rahasia Keluarga Qadria

Oleh: Ferdian A MajniSumber: acehcorner.comMatahari meronta di batas langit timur. Semilir angin memungut embun yang berlomba membasahi daun segala daun. Rinai embun semalam juga masih lembap di atap gubuk tua itu. Aku masih dalam peraduan dengan posisi bersujud. Lalu aku bangkit dan meninggalkan selimutku.Setelah bapakku mati terlindas bus, aku berhenti sekolah dan meneruskan kebiasaannya mencari...

Read more…